Metode Pidato

Metode Pidato
Metode Pidato
Selamat malam sahabat, semoga selalu berada dalam lindungan-Nya. Setelah sebelumnya saya menyampaikan postingan atau artikel tentang Pengertian dan Tujuan Pidato maka pada kesempatan malam hari ini saya kembali membuat artikel baru tentang Metode Pidato.

Metode dalam berpidato, dapat diklasisifikasikan sebagai berikut: metode menghafal, metode naskah, dan metode ekstemporan (Djago Tarigan, 2006:40). Berpidato dengan metode menghafal dilakukan dengan cara menghafal naskah pidato yang telah disusun.

Berpidato dengan metode naskah dilakukan dengan cara membacakan naskah yang telah disusun. Sedangkan berpidato dengan metode ekstemporan pembicara menyiapkan sebuah naskah yang lengkap untuk disampaikan dalam pidato, akan tetapi pada pelaksanaannya naskah tersebut tidak dibaca seperti pada metode naskah.

Pendapat lainnya diungkapkan Soenjono Dardjowidjojo (2003:101), bahwa metode berpidato terbagi ke dalam empat kategori, yaitu metode naskah, metode hafalan, metode impromto (serta-merta), dan metode ekstemporan. Berikut beberapa pengertian tentang Metode Pidato dibawah ini :
  1. Metode naskah dilakukan dengan cara membacakan naskah pidato secara utuh.
  2. Metode hafalan dilakukan dengan cara menghafal naskah yang telah disusun sebelumnya.
  3. Metode impromto (serta-merta) merupakan cara berpidato seseorang yang tanpa persiapan apa pun, tanpa naskah dan tanpa hafalan. Apa yang saat itu ia ketahui, ia akan menyampaikannya kepada pendengar.
  4. Metode ekstemporan, ini dilakukan dengan cara menggunakan naskah namun hanya mencatat pokok-pokok bahasan dalam bentuk catatan-catatan kecil.
Demikian artikel Metode Pidato ini saya sajikan untuk sahabat, cukup ringkas, padat dan jelas semoga bermanfaat dan salam sukses selalu.

Disqus Comments