Pengertian Paradigma Menurut Ahli

PENGERTIAN PARADIGMA – Sebelum saya membahas tentang Pengertian Paradigma, terlebih dahulu saya ingin memperkenalkan kepada reader bahwa saya telah merubah Judul, Deskripsi dan Meta Deskripsi blog “Coretan Hati” menjadi “The Crazy Perfect “. Bukan tanpa alasan, melainkan dengan penuh pertimbangan.
paradiga+menurut+ahli

Long Time Ago this alamat atau url ( uniform resource locator ) blog ini adalah heddysblogger.blogspot.com dan kemudian berubah menjadi thecrazyperfect.com maka otomatis title blog ini juga berubah namun tidak menghilangkan tujuan dari pembuatan blog ini.

Kembali kepada pembahasan, jika ada yang bertanya kepada anda, apa sih pengertian paradigma? Apakah anda akan diam atau bingung, atau akan menjawab sesuai kemampuan.?

Dalam memuat tulisan ini, saya berharap teman2 minimal mampu menjawab pengertian paradigma. Selain itu, tujuan utamanya adalah :
  1. Memahami pengertian paradigma menurut para ahli
  2. Mengenal konteks paradigma dalam kehidupan sehari-hari
  3. Memahami fungsi paradigma
Langsung ke TKP gan.. berikut ini adalah Pengertian Paradigma menurut para ahli. Cekidot
Secara umum, pengertian paradigma adalah seperangkat kepercayaan yang menuntun seseorang bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Paradigma merupakan cara seseorang mendekati masalah dan mengambil jalan keluar atau solusi

  1. Menurut Guba, paradigma adalah seperangkar keyakinan mendasar yang memandu tindakan manusia dalam keseharian dan dalam penelitian ilmiah.
  2. Menurut KBBI paradigma adalah 1. daftar semua bentukan dari sebuah kata yang memperlihatkan konjugasi dan deklinasi kata tersebut. 2. Model dalam teori ilmu pengetahuan, 3. Kerangka berfikir
  3. Menurut Thomas Kuhn : 1993 dalam Peran Paradigma dalam revolusi sains “Paradigma merupakan suatu cara pandang, nilai nilai, metode metode, prinsip dasar atau cara memecahkan suatu masalah yang di anut suatu masyarakat ilmiah pada suatu masa tertentu”
  4. Menurut Prajudi Atmosudirdjo (2003 ; 91) Paradigma sebagai “sudut pandang utama”
  5. Robert T Golemblewski dalam Inu Kencana Syafiie (1999 :28) Paradigma adalah Standar suatu disiplin ilmu dilihat dari focus dan locusnya. Focus mempersoalkan apa kajian (What of the field) atau bagaimana cara memecahkan persoalan sedangkan locus memperoalkan dimana lokasi (Where of the field) atau medan penerapan suatu ilmu pengetahuan
  6. Mohanan dalam Muslim Salam (2003:69-70) tujuh pengertian paradigma :
  • Paradigma sebagai value System (sistem nilai) yaitu konstruksi dan evaluasi ilmu pengetahuan masyarakat komitmen dalam suatu sistem nilai yang memungkinkan kita mengevaluasi reliabilitas dari klaim ilmu suatu ilmu pengetahuan.
  • Paradigma sebagai research interests (minat penelitian) yaitu objek penelitian sudut pandang terhadap objek yang dikaji atau fenomena yang dianggap penting/menarik.
  • Paradigma sebagai Theories (Teori) yaitu seperangkat aturan hukum dan proposisi yang menghubungkan hukum tersebut dengan observasi , untuk menjelaskan apa yang sedang dikaji
  • Paradigma sebagai suatu models (model) yaitu konsep umum dari suatu realitas berdasarkan aturan aturan teoritis yang diformulasi.
  • Paradigma sebagai bodis of fact (seperangkat kenyataan) yaitu seperangkat hasil observasi yang membutuhkan penjelasan teoritis.
  • Paradigma sebagai theorical frameworks (kerangka teori) yaitu kosa kata yang berhubungan seperangkat konsep dimana proposisi dari suatu teori diformulasi.
  • Paradigma sebagai observational frameworks (kerangka observasi) yaitu kosa kata yang berasosiasi dengan seperangkat konsep dimana proposisi observaasi diformulasi.

Dalam perkembangan bidang ilmu administrasi negara tumbuh dan berkembang sejumlah “paradigma” yang menggambarkan adanya perubahan perubahan dan perbedaan perbedaan dalam tujuan, teori dan metodologi serta nilai nilai yang mendasar.

Disqus Comments