Proposal KUB Permohonan Bantuan Modal

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

P R O P O S A L
PERMOHONAN BANTUAN MODAL
Diajukan Oleh :
KUB “SINAR PANGHEOTAN”
Alamat : Jl. Raya Bayah –
Malingping. Km. 11 Desa Pondokpanjang Kec. Cihara
Kab. Lebak Proponsi Banten.
BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Propinsi Banten
lahir melalui Undang-Undang No.23 tahun 2000 tanggal 17 Oktober 2000. Banten
merupakan wilayah yang sangat strategis mengingat letak daerahnya berbatasan
dengan Ibu Kota Negara dan juga sebagai jembatan gerbang antara Jawa dan
Sumatera. Dengan luas wilayah 8.800,83 Km2 dan garis pantai 501 km, Banten
memiliki potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang cukup besar.
Potensi sumberdaya
perikanan tangkap di Banten saat ini baru dimanfaatkan 117.170 ton/tahun (Data
Tahun 2002) sedangkan potensi lestari di perairan Laut Jawa sebesar 847.500 ton
dan Samudera Hindia sebesar 656.000 ton.
Lahan yang baru
dimanfaatkan untuk kegiatan perikanan budidaya sebesar 33.756,76 ha dari luas
areal 153.412,560 ha (22,00%). Didukung dengan sarana dua buah Pelabuhan
Perikanan di Karangantu, Serang (Pantai Utara Jawa) dan Binuangeun, Lebak (Pantai Selatan Jawa) dengan 32 PPI
dan TPI yang tersebar di empat kabupaten dan satu kota. Semua ini tentunya
memerlukan dukungan para investor untuk dapat mengembangkan potensi kelautan
dan perikanan di Propinsi Banten.
Kelompok
Usaha Bersama/ KUB Nelayan  (KUB “Sinar
Pangheotan”) merupakan kelompok usaha 
nelayan dengan yang berada di wilayah Banten Selatan khususnya Lebak
Selatan. KUB “Sinar Pangheotan” menangkap ikan di sekitar TPI Pondokpanjang.
B. Potensi Perikanan  Kabupaten Lebak
Potensi perikanan di Kabupaten Lebak terdiri
atas Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya. Perikanan tangkap terbagi atas
perikanan tangkap laut dan perairan umum. Untuk perikanan budidaya dikelompokan
menjadi Budidaya air tawar dan budidaya air payau.
        
Sumberdaya manusia yang bergerak pada sektor perikanan pada tahun 2008 terdiri
dari Nelayan 3.140 orang, Pembudidaya 17.184 orang dan Pengolah ikan 373 orang.
Adapun  sarana dan prasarana pendukung perikanan berupa alat tangkap
sebanyak 1.626 unit, Kapal Perahu sebanyak 709 unit, Tempat Pelelangan Ikan
(TPI) sebanyak 10 buah dan PPI sebanyak 1 buah.
 Tabel 1
Jumlah Armada Penangkapan Ikan Menurut Tempat
Pelelangan Ikan di Kab. Lebak Tahun 2008
No
Nama TPI
Perahu Layar
Motor Tempel
Kapal Motor
Jumlah
1
Binuangeun
64
209
273
2
Tanjung Panto
21
21
3
Sukahujan
40
40
4
Cipunaga
48
48
5
Panyaungan
34
34
6
Situregen
15
21
36
7
Bayah
117
117
8
Pulo Manuk
19
19
9
Sawarna
9
39
48
10
Cibareno
73
73
Jumlah
24
476
209
709
Sumber : Dinas
Kelautan dan Perikanan Kab. Lebak, 2008
          
Pada Tahun 2008 produksi jenis ikan tangkap laut sebagian besar jenis ikan
Cakalang dan Tongkol dengan masing-masing produksi sebesar 305.455 kg dan
284.810 Kg. Untuk  ikan tangkap diperairan umum produksi terbesar pada
jenis ikan tawes sebanyak 10.900 Kg. Sedangkan produksi budidaya ikan pada
tahun 2008 produksi terbesar pada jenis ikan mas sebanyak 1.118.436 Kg.   
Tabel 2
Jumlah Areal Budidaya Ikan Tahun 2008
No
Tempat Budidaya
Jumlah
1
Perairan Umum
–        
Sungai
887 Km
–        
Danau
275 Ha
–        
Rawa
36 Ha
2
Tambak
32 Ha
3
Kolam
646,2 Ha
4
Kolam Air Deras
6 Unit
4
Sawah
3.261,73 Ha
5
Keramba
776 Unit
6
Jaring Apung
12 Unit
Sumber: Dinas
Kelautan dan Perikanan Kab. Lebak, 2008
 Tabel 3
Produksi Perikanan Tahun 2004 – 2008
No.
Bidang Usaha
Tahun (Ton)
2004
2005
2006
2007
2008
1.
PENANGKAPAN IKAN
–   
Laut
5.112,50
7.819,10
9.912,90
11.958,20
2.729,72
–   
Perairan Umum
27,70
111,80
168,60
171,20
79,69
Jumlah I
5.140,20
7.930,90
10.081,50
12.129,40
2.809,41
2.
BUDIDAYA AIR TAWAR
–   
Kolam
669,90
833,10
1.110,90
2.611,80
2.093,82
–   
Sawah
1.556,20
1.787,20
1.914,30
1.137,50
1.016,44
–   
Keramba
24,10
22,90
37,40
49,70
49,25
–   
Jaring Apung
0
6,20
20,10
26,10
24,25
Jumlah II
2.250,20
2.649,40
3.082,70
3.825,10
3.183,76
3.
BUDIDAYA AIR PAYAU
–   
Tambak
36,70
80,40
156,90
167,70
102,15
Jumlah III
36,70
80,40
156,90
167,70
102,15
Jumlah Total
7.427,10
10.660,70
13.321,10
16.122,20
6.095,32
Sumber : Dinas
Kelautan dan Perikanan Kab. Lebak, 2008
(http://www.lebakkab.go.id/index.php?pilih=hal&id=39)
C.  Potensi Perikanan Tangkap Kabupaten Lebak
1. Luas Wilayah dan Panjang Garis Pantai
a. Luas Wilayah
:
29.607,69 Ha
b. Panjang Garis
Pantai
:
91,42 Km
2. Udang
a. Potensi
:
301 Ha
b. Kapasitas
produksi
:
720 ton/tahun
(Intam U 2/tahun)
c. Lokasi
:
Kec Malingping,
Kec. Cihara dan Panggarangan
d. Kodisi sekarang
:
Produk baru ditargetkan 40 ton/tahun
dari luas 55 Ha
Tingkat
pemanfaatan 10% dari potensi 30 Ha
Petani tambak
banyak sedangkan model
petani lemah
e. Kondisi yang diinginkan
:
Produksi mencapai 50% dari kapasitas
 produksi
yang ditargetkan dengan pola U1, U2
 atau BU dan
BI
Peningkatan
intensifikasi dan ekstensifikasi
Peningkatan
keterampilan petugas dan petani
Pemasaran
berorientasi ekspor
Penyerapan tenaga
kerja memadai
Kemudahan
memperoleh modal
f. Faktor pendukung
:
Fisik teknis : 2 buah hatchery dekat laut dan
 dekat
pelabuhan
Ekonomi bisnis :
infrastruktur
Jalan desa dan
saluran tambak KUD swasta
 dan LSM
Sosial Budaya : animo
masyarakat tinggi
Kebijakan
instansi dekat PPI Pondokpanjang
Pengembangan PPI
Pemanfaatan SDA,
Agrowisata
g. Faktor Pembatas
:
Hutan Mangrove kurang
Ekonomi bisnis :
harga bahan dan pakan mahal
Belum ada cold
strorage
Sosial budaya :
keterampilan petani masih rendah
Mobilitas PPL
kurang
h. Prospek peluang
usaha
:
Penumbuhan Pola Bapak Angkat
Penyaluran kredit
modal Pantura INTAMBU guna mengantisipasi kebutuhan umpan Longiner yang
standar di PPI Pondokpanjang
Rehabilitasi
jalan desa tambak udang 25 km
 di Malingping dan 10 km di Panggarangan
Rehabilitasi
saluran tambak 8 km di Malingping,
 4 km di Panggarangan
Pengembangan cold
storage, pabrik pakan udang
skala sedang
3. Penangkapan
Ikan di Laut
a. Potensi
:
201,6 ton
b. Kapasitas
produksi
:
160 ton/tahun
c. Lokasi
:
Kec Malingping,
Bayah dan Panggarangan
d. Kodisi sekarang
:
Produk baru ditargetkan 50 ton/tahun.
Penangkapan masih
musiman, tradisional
Pengumpul yang
mempunyai SIUP
masih sedikit
e. Kondisi yang diinginkan
:
Meningkatnya penangkap udang yang
mempunyai izin
Peningkatan penyaluran bantuan kredit
Motorisasi dan alat-alat penangkapan
f. Faktor pendukung
:
TPI tersedia
g. Faktor Pembatas
:
Hutan Mangrove kurang
Ekonomi bisnis :
harga bahan dan pakan
mahal
Belum ada cold
strorage
Sosial budaya :
keterampilan petani masih
rendah
Mobilitas PPL
kurang
h. Prospek peluang usaha
:
Penangkapan udang dengan alat efektif dan
 pemisah hasil
samping (BED) by Catch
 Excluder
Device, secara selektif khusus
 menangkap
udang.
4. Cakalang
a. Potensi
:
124,5 ton
b. Kapasitas
produksi
:
124,5 ton
c. Lokasi
:
Kec Malingping
d. Kondisi sekarang
:
Over fishing
e. Kondisi yang
diinginkan
:
Pengendalian armada
dan alat penangkapan
f. Faktor Pendukung
:
Pengendalian PPI
dan alat tangkap payau
g. Faktor Pembatas
:
Penangkapan
dilaksanakan secara musiman
h. Prospek peluang
usaha
:
Cukup baik
5. Tuna
a. Potensi
:
259 ton
b. Kapasitas
produksi
:
c. Lokasi
:
Samudera Indonesia
d. Kondisi sekarang
:
Under fishing
e. Kondisi yang diinginkan
:
Meningkatkan operasi penangkapan
f. Faktor Pendukung
:
Pengembangan PPL
g. Faktor Pembatas
:
Permodalan dan
Pengetahuan, Sikap dan
Keterampilan (PSK)
petani kurang.
h. Prospek peluang
usaha
:
Cukup baik

BAB II
ASPEK TEKNIS DAN PROFIL KUB

A.
SEKILAS TENTANG TPI atau PPI Pondokpanjang

            TPI Pondokpanjang merupakan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Desa
Pondokpanjang, memberikan retribusi yang mampu menopang Ekonomi Daerah maupun
Nasional. Keberadaan TPI Pondokpanjang penting kaitannya dengan kesejahteraan
masyarakat, terutama nelayan dan bakul. Posisinya sangat vital untuk menopang
laju pertumbuhan Ekonomi Nelayan.
            Data
menunjukan bahwa pada tahun 2013 TPI Pondokpanjang memliliki 70 Perahu (Motor
Tempel) dan 144 Nelayan dan apabila perhatikan Data Dinas Kelautan dan
Perikanan Kabupaten Lebak menunjukan peningkatan yang signifikan yaitu sekitar
57,14%. Hal ini tidak terlepas dari minat masyarakat untuk menggali potensi
Ekonomi Kelautan di Desa Pondokpanjang
B.  Manfaat Program
a.       Untuk meningkatkan pendapatan
dalam rangka mengurangi angka kemiskinan
b.      Nelayan memiliki
kapal sendiri. Alat tangkap yang tadinya hanya menjalankan kapal juragan
mereka.
c.       Meningkatkan pendapatan dan
kesejahteraan keluarga di sekitar KUB “Sinar Pangheotan”
d.      Mengurangi angka
pengangguran  di masyarakat
e.      
Peluang peningkatan pendapatan asli daerah
C. PROFIL KUB SINAR PANGHEOTAN
KUB “Sinar Pangheotan” berlokasi di Kampung Sukahujan, Desa
Pondokpanjang  Kecamatan Cihara  Kabupaten Lebak Propinsi Banten. Wilayah
operasi di TPI Sukahujan.
STRUKTUR KELOMPOK
NO
NAMA
LOKASI
( RT / RW )
KAMPUNG
KETERANGAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
JAMURI
JEMAN
MUHAMAD
SAMIR
INDRA
KANTA
PARTA
IDIH
TENI
SADUN
UMIN
SAHRI
KARHADI
BAHRI
UDIN M
CISAWEY
SUKAHUJAN
SUKAHUJAN
CIGANGGAENG
SINARWARAS
SINARWARAS
LEBAKCABE
NANGKUB
NANGKUB
LEWICADAS
LEBAKCABE
WATES
WATES
LEWICADAS
GARUNG
KETUA
SEKERTARIS
BENDAHARA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
ANGGOTA
 
BAB V
PENUTUP
Upaya  meningkatkan  pendapatan masyarakat  sebagai salah satu indikasi meningkatnya  indek prestasi  sumberdaya manusia  adalah tanggungjawab semua pihak. KUB ”Sinar
Pangheotan” mengajak semua pihak untuk berpartisipasi untuk menjadi bagaian
dari proses perubahan itu. Sehingga masyarakat yang selama ini miskin menjadi
masyarakat yang sejahtera.
Demikian proposal
ini kami sampaikan, atas perkenan dan kebijaksanaannya kami ucapkan terima
kasih.

Artikel serupa yang mungkin Anda cari

Leave a Reply

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE