Pengertian Nilai dan Norma Dalam Masyarakat

Posted on

Apa sih Nilai? Apa yang dimaksud dengan Nilai? Apa pengertian nilai dan norma?. Kata nilai sudah bukan lagi sesuatu yang terdengar aneh. Sejak kelas 1 SD pasti sudah mendengar kata tersebut. Biasanya, saat kita pulang sekolah, orang tua selalu bertanya “ Berapa nilai kamu nak?”. “Dapat nilai berapa hari ini?”.
Nilai, secara sederhana difahami oleh sebagian orang sebagai bilangan antara 0 sampai 9. Jika nilai tersebut dibawah 5, maka disebut nilai buruk dan nilai diatas 5 maka dianggap nilai yang baik.

Saya masih teringat ketika orang tua saya berkata “ Jangan ngelunjak kepada orang yang lebih tua, itu tidak baik” saya meng iya kan dan belum memahami apa maksud perkataan tersebut. Ternyata, selain nilai yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, juga ada norma yang harus dipatuhi. Ada aturan – aturan yang berlaku dalam entitas tertentu yang harus dipatuhi.
Norma dan Nilai merupakan ciri dalam kehidupan bermasyarakat, nilai menentukan norma dan norma dibuat atas nilai-nilai yang dianggap baik ( just perseption ).

Pada dasarnya, nilai sama dengan norma dan yang membedakan keduanya adalah nilai berhubungan dengan karsa dan rasa sedang moral berhubungan dengan kaidah atau pedoman dalam berprilaku. Nilai tidak terbatas pada wilayah sedangkan norma terbatas oleh suatu wilayah.

Pengertian Nilai dan Norma Secara Umum

Nilai (bahasa inggris : value) mengandung pengertian sesuatu yang berharga. Sesuatu yang bernilai apabila memiliki guna (memiliki keindahan) kebenaran atau kebaikan. Nilai juga bisa diartikan sebagai sesuatu yang buruk, jelek atau tidak memiliki makna sekali. Nilai yang baik merupakan nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat, sedang nilai yang buruk akan dianggap sebagai sesuatu yang rendah atau hina.

Nilai yang dijunjung tinggi serta berkembang dalam kehidupan masyarakat sebenarnya sangat banyak, namun disini saya hanya akan menuliskan lima nilai saja yaitu:

Nilai Agama, Setiap agama mengajarkan kebaikan, yaitu tentang kewajiban-kewajiban dan perintah – perintah yang harus dilakukan manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa atau sesama manusia atau juga terhadap lingkungan tempat manusia itu tinggal. Nilai agama juga berisi larangan-larangan yang berlaku bagi penganut suatu agama. Kewajiban atau perintah merupakan nilai yang baik sedangkan larangan merupakan nilai yang buruk.

Nilai Hati Nurani Manusia, Hati nurani manusia (batin manusia) merupakan perasaan yang paling dalam dan secara kodrati mendapat cahaya kebaikan-kebaikan dari Tuhan Yang Maha Esa sehingga manusia memiliki moral dan mampu membedakan hal-hal yang baik atau buruk. Namun, jika kita mengacu kepada pendapat Thomas Hobbes bahwa manusia adalah srigala bagi manusia lain maka nilai hati nurani juga berisi cahaya keburukan termasuk didalamnya adalah nafsu atau keinginan-keinginan manusia.

Keinginan Adalah Sumber Penderitaan “Iwan Fals”

Nilai Adat Istiadat dan Budaya, Budaya atau kebudayaan merupakan hasil pikir, rasa, karsa, dan karya serta cita-cita manusia yang berdasar atas rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, sesama manusia, lingkungan hidup, bangsa, negara, serta terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Perlu diperhatikan, bahwa nilai adat atau budaya berbeda-beda antara satu bangsa dengan bangsa lain, atau antara satu kaum dengan kaum yang lain. Bangsa indonesia berbeda “Nilai Budayanya” dengan bangsa lain, begitu juga dengan bangsa lain akan berbeda nilai budaya dengan bangsa indonesia.

Sebagai contoh, dalam hal pernikahan : Bangsa indonesia menganggap bahwa mempunyai anak sebelum menikah merupakan nilai yang sangat buruk, itu bukan merupakan budaya bangsa indonesia. Berbeda dengan bangsa barat bahwa memiliki anak sebelum pernikahan merupakan hal yang biasa dan merupakan sebuah kebiasaan. Nilai adat istiadat dan budaya dipengaruhi oleh Nilai Agama

Nilai Pancasila, Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia merupakan kristalisasi nilai yang dimiliki bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekad untuk mewujudkannya.

Nilai Sosial, Yaitu nilai yang dianut oleh masyarakat tentang apa yang dianggap baik atau buruk, benar atau salah. Penentuan baik atau buruk benar atau salah dilakukan dengan cara menimbang. Nilai sosial sangat dipengaruhi oleh kebudayaan suatu masyarakat.

Selain itu, ada beberapa nilai yang juga berkembang dalam kehidupan masyarakat atau individu diantaranya nilai politik, nilai estetika, nilai subjektif, nilai objektif, nilai ekonomi, nilai keilmuan, nilai seni, nilai kesetiaan, nilai solidaritas, nilai kuasa dan masih banyak lagi ( googling aja dech ndiri ).

Pengertian Nilai Menurut Wikipedia

Nilai adalah alat yang menunjukkan alasan dasar bahwa “cara pelaksanaan atau keadaan akhir tertentu lebih disukai secara sosial dibandingkan cara pelaksanaan atau keadaan akhir yang berlawanan (sumber : Wikipedia )

Pengertian Nilai dan Norma Dalam Masyarakat

Manusia dalam pergaulan hidupnya di masyarakat diliputi oleh norma-norma atau kaidah-kaidah, yaitu peraturan hidup yang memengaruhi tingkah laku manusia dalam masyarakat. Norma adalah aturan-aturan yang disepakati dalam suatu masyarakat. Norma berisi petunjuk atau pedoman dalam masyarkat

Tujuan dari berlakunya suatu norma pada dasarnya untuk menjamin terciptanya pergaulan hidup dan ketertiban masyarakat, yaitu :

  1. Perintah yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk berbuat sesuatu karena akibat-akibatnya dipandang baik.
  2. Larangan yang merupakan keharusan bagi seseorang untuk tidak berbuat sesuatu oleh karena akibat-akibatnya dipandang tidak baik.

Ada 4 macam norma / kaidah dalam pergaulan hidup masyarakat, yaitu :

Norma Agama

Norma agama merupakan aturan hidup yang berupa perintah-perintah dan larangan-larangan serta petunjuk atau anjuran yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa tentang kebenaran dan kebaikan.

Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan adalah peraturan hidup yang bersumber pada hati nurani manusia, yaitu berupa bisikan-bisikan kalbu atau suara hati yang diakui dan diinsafi oleh setiap orang sebagai pedoman dalam bersikap dan berbuat.

Norma Kesopanan

Norma kesopanan adalah peraturan hidup yang timbul karena pergaulan masyarakat dan diikuti atau ditaati manusia lain sebagai pedoman yang mengatur tingkah laku manusia yang satu dengan yang lain.

Norma Hukum

Norma hukum merupakan aturan-aturan yang bersumber atau dibuat oleh lembaga negara yang berwenang, bersifat mengikat dan memaksa. Negara (alat negara) memiliki kekuasaan untuk memaksakan aturan-aturan hukum agar dipatuhi dan bagi siapa saja yang bertindak melawan hukum, dapat diancam dan dijatuhi hukuman tertentu.
Untuk lebih memahami tentang hukum, silahkan baca pengertian hukum
Sanksi hukumannya tegas dan nyata. Berbeda dengan sanksi dari norma-norma lain. Misalnya:

Barang siapa dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain, dikenakan sanksi pidana karena membunuh dengan hukuman setinggi-tingginya 15 tahun (hukum pidana)

Barang siapa yang tidak memenuhi suatu perikatan yang diadakan, misalnya jual-beli, sewa-menyewa diwajibkan mengganti kerugian (hukum perdata)

Baca : Pengertian Bantuan Hukum

Suatu perseroan terbatas harus didirikan dengan akte notaris dan disetujui oleh Departemen Kehakiman (hukum dagang)

Nilai sebagai Sumber Norma

Manusia sebenarnya memiliki kemampuan material dan spiritual yang keduanya menghasilkan nilai.

  1. Kemampuan material adalah sesuatu yang mengandung karya, yaitu kemampuan untuk menghasilkan benda ataupun lainnya.
  2. Kemampuan spiritual mengandung cipta (menghasilkan ilmu pengetahuan) dan karsa (menghasilkan kaidah kepercayaan, kesusilaan, kesopanan, dan hukum serta rasa menghasilkan keindahan).

Untuk menghasilkan sesuatu yang diinginkan itu tentu ada penilaian. Nilai/penilaian merupakan sesuatu yang paling dasar, hakiki, atau makna yang terdalam (abstrak) yang berkaitan dengan cita-cita, harapan, keyakinan, dan hal-hal yang bersifat ideal.

Fungsi Nilai dan Norma dalam Kehidupan Bermasyarakat

Nilai dan norma yang berlaku dan berkembang dalam kehidupan masyarakat memiliki fungsi. Fungsi utamanya adalah sebagai pembatas prilaku manusia agar tidak melebihi ketentuan kodrati.

Fungsi Nilai Dalam Kehidupan Masyarakat

Nilai, dalam kehidupan bermasyarakat mempunyai fungsi sebagai berikut :

  • Menetapkan harga sosial dari suatu kelompok masyarakat
  • Mengarahkan masyarakat dalam berfikir dan bertindak atau berprilaku
  • Penentu manusia dalam memenuhi peranan sosial
  • Alat solidaritas dalam suatu kelompok
  • Alat kontrol prilaku manusia( individu atau kelompok

Fungsi Norma Dalam Kehidupan Bermasyarakat

Norma, dalam kehidupan bermasyarakat mempunyai fungsi sebagai berikut:

  • Patokan Perilaku dalam masyarakat
  • Pedoman dalam kehidupan bermasyarakat
  • Wujud nyata dari nilai yang berkembang di masyarakat
  • Standar atau alat ukur dari berbagai kategori tingkah laku individu atau kelompok

Conclusions

Nilai atau norma harus dijunjung tinggi dalam kehidupan bermasyarakat. Tingkah laku atau pola perilaku individu atau kelompok pada saat ini sudah tidak terkontrol lagi terbukti dengan banyaknya pemberitaan tentang hilangnya nilai dan moral dalam kehidupan masyarakat.

Ini merupakan suatu masalah bersama yang harus dan mendesak untuk dicegah atau dikurangi. Upaya terbaik dalam mengatasi “ Penyelewengan Nilai dan Norma” adalah pendidikan. Pendidikan merupakan alat penting untuk mencapai suatu keharmonisan dalam masyarakat.

Pendidikan seharusnya tidak terbatas pada usia saja, tetapi dalam hal ini pemerintah atau negara dapat memberikan pendidikan kepada seluruh warga negaranya terutama “Pendidikan Karakter”.

Demikian artikel tentang Pengertian Nilai dan Norma Dalam Masyarakat ditulis dengan harapan dapat memberikan konstribusi positif, dapat memberikan nilai lebih bagi pembaca dan khususnya saya pribadi.

Gravatar Image

I am Heidy Hadiningrat a Writer, Blogger, SEO Practice and Internet Marketer owner TheCrazyPerfect.com. I started my blog in 2013 and get daily unique visitor 10K+. Sharing is sexy is my moto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *