Ini Lho Manfaat Menyusui Bagi Ibu dan Bayi

Posted on

Jarang dari ibu-ibu yang mengetahui manfaat menyusui bagi ibu dan bayi. maka pada kesempatan ini saya akan berbagi artikel yang wajib diketahui oleh para ibu yaitu 15 manfaat menyusui bagi ibu dan si buah hati.

Setelah melahirkan dan punya si kecil kadang-kadang ada beberapa atau sebagian ibu enggan untuk menyusui buah hatinya. Terutama bagi para ibu yang tinggal di kota besar dan wanita karir.

Berbagai alasan dikemukakan oleh ibu-ibu yang mengganti ASI Ekslusif dengan Susu pabrikan. Alasan paling klasik adalah SIBUK dan TIDAK ADA WAKTU buat si kecil.

Sehingga para ibu terpaksa mempercayakan buah hati mereka pada babby sitter atau menitipkannya pada ibu mertua. Ayo ngaku?…

Tahukah ibu manfaat menyusui bagi ibu dan bayi?

Kalau ibu belum tahu, saya akan kasih tahu ya..

Sebelum ibu-ibu membaca 15 manfaat menyusui bagi ibu dan bayi, sebaiknya ibu mengenal dulu ASI Ekslusif dan Kandungan Gizi dalam ASI.

Apa Itu ASI Ekslusif?

ASI atau disingkat Air Susu Ibu adalah susu yang diproduksi oleh manusia untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. Air susu ibu diproduksi karena pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin setelah kelahiran bayi. Sumber : Wikipedia

Masih menurut sumber yang sama, bahwa Air Susu Ibu yang pertama keluar disebut kolostrum merupakan imunisasi alami bagi bayi yang baik bagi pertahanan tubuh bayi dari penyakit.

Sayangnya, sebagian besar orang sunda menganggap kolostrum ini tidak baik bagi bayi dan harus dibuang. Ini adalah fakta yang saya temukan ketika anak saya lahir dan saat itu nenek saya menyuruh ASI pertama istri saya harus dibuang.

manfaat menyusui bagi ibu dan bayi

Sedangkan yang dimaksud ASI Ekslusif adalah ASI yang diberikan kepada si bayi sampai umur 6 bulan. Dalam agama islam, Nabi menyuruh menyapih anak sampai umur 2 tahun dan ini merupakan tanda bahwa ASI sangat baik bagi tumbuh kembang anak.

Apa Saja Kandungan Gizi ASI

Kandungan Gizi dalam ASI sangat banyak. Menurut data yang saya peroleh bahwa dalam jumlah per 100 gram Air Susu Ibu memiliki kandungan gizi diantaranya :

Kalori (kcal)69
Jumlah Lemak4.4 Gram
Lemak jenuh 2 g
Lemak tak jenuh ganda 0,5 g
Lemak tak jenuh tunggal 1,7 g
Kolestrol14 mg
Natrium 17 mg
Kalium 51 mg
Jumlah Karbohidrat 7 g
Serat pangan 0 g
Gula 7 g
Protein 1 g
Vitamin A212 IU
Vitamin C 5 mg
Kalsium 32 mg
Zat besi 0 mg
Vitamin D 3 IU
Vitamin B6 0 mg
Vitamin B12 0,1 µg
Magnesium3 mg

14 Manfaat Menyusui bagi Ibu dan Bayi

Berbagai penelitian mendukung bukti bahwa terdapat sedikitnya 14 manfaat menyusui bagi ibu, baik secara fisik maupun emosional.

Sayangnya, sebagian besar tidak mengetahui apa saja manfaat menyusui bagi ibu sehingga mereka kurang menikmati menyusui dan terpaksa menyusui atau memberikan ASI hanya agar bayi mereka sehat.

Menyusui dapat memberi manfaat bagi kesehatan fisik dan psikologis ibu, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Berikut penjelasan tentang 15 manfaat menyusui bagi ibu dan bayi :

1) #Mengurangi pendarahan pasca melahirkan. (Sobhy 2004)

Ibu yang segera menyusui (melakukan IMD) setelah bersalin akan lebih mudah pulih dibandingkan ibu yang tidak segera menyusui.

2) #Mempercepat bentuk rahim kembali ke keadaan sebelum hamil. (Holdcroft 2003)

Isapan bayi saat menyusui membuat tubuh ibu melepaskan hormon oksitosin yang kemudian menstimulasi kontraksi rahim ibu pada kondisi sebelum hamil.

3) #Mengurangi resiko terkena kanker payudara, kanker indung telur (ovarium), dan kanker endometrium. (Awatef 2010, Jordan 2012, Newcomb 2000)

Menyusui dapat menekan produksi hormon estrogen berlebih yang bertanggung jawab terhadap perkembangan kanker payudara, kanker indung telur, dan kanker endometrium.

4) #Mengurangi resiko terkena penyakit diabetes tipe 2. (Erica 2008)

Penelitian yang dilakukan oleh Lie, Jorm, dan Banks menemukan bahwa resiko menderita penyakit diabetes tipe 2 meningkat 50% pada ibu yang tidak menyusui.

5) #Mengurangi resiko terkena keropos tulang/osteoporosis. (Chantry 2004)

Bukti penelitian menyatakan bahwa wanita menyusui beresiko rendah menderita keropos tulang.

6) #Mengurangi resiko terkena rheumatoid arthritis. (Karlson 2004)

Rheumatoid arthritis adalah peradangan kronis pada sendi kedua sisi tubuh seperti tangan, kaki, lutut, dan organ-organ lain seperti kulit, mata, dan paru-paru. Rheumatoid arthritis merupakan kelainan autoimun. Penelitian yang melibatkan lebih dari 7.000 ibu di China menemukan bahwa menyusui dalam jangka panjang mengurangi resiko menderita rheumatoid arthritis hingga 50%.

Baca Juga : Cara Membuat Anak Cerdas

7. Menjadi metode kontrasepsi yang paling aman dan efektif. (Vekemans 1997)

Menyusui menjadi metode kontrasepsi yang paling aman dan efektif, yaitu sebesar 98% bila seorang ibu menyusui eksklusif selama 6 bulan dan belum mendapatkan menstruasi yang pertama kali setelah nifas.

8. Mengurangi resiko kegemukan (obesitas) dan lebih cepat mengembalikan berat badan seperti sebelum hamil. (Baker 2008)

Menyusui secara eksklusif dapat menghabiskan 500 kalori per hari (setara dengan kegiatan berenang 30 putaran atau bersepeda menanjak selama sejam) sehingga berat badan ibu turun secara alami. Apalagi bila ibu tersebut menyusui secara eksklusif selama 6 bulan dan dilanjutkan minimal hingga bayi berusia 1 tahun.

9. Mengurangi stres dan kegelisahan. (Mezzacappa 2002)

Saat bayi mengisap dan kulitnya bersentuhan dengan kulit ibu, hormon prolaktin dilepaskan dari tubuh ibu dab membuat tenang serta rileks.

10. Mengurangi resiko ibu menderita depresi pasca persalinan (post partum depression). (Kendall 2007)

Hormon oksitosin yang dilepaskan ketika menyusui menciptakan kekuatan ikatan kasih sayang, kedekatan dengan bayi, dan ketenangan.

11. Mengurangi resiko tekanan darah tinggi (hipertensi) pada masa datang. (American Journal of Epidemiology 2011)

Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat dengan sampel lebih dari 50.000 ibu, menemukan bahwa ibu yang menyusui eksklusif selama 6 bulan memiliki resiko lebih kecil menderita hipertensi pada masa datang.

12. Mengurangi tindakan kekerasan ibu pada anak. (Strathern 2009)

Pernyataan tersebut didukung kuat dengan bukti penelitian terhadap 5.890 ibu selama 15 tahun.

13. Mengurangi resiko ibu menderita Anemia Defisiensi Besi (ADB). (Dermer 2001)

Jumlah zat besi yang digunakan tubuh ibu untuk memproduksi ASI jauh lebih sedikit dibandingkan zat besi yang hilang dari tubuh ibu akibat pendarahan (nifas maupun menstruasi).

14. Memudahkan ibu.

Dengan menyusui, ibu tidak perlu repot menyiapkan botol, menyiapkan susu formula, dan lain-lain. Jadi tidak usah repot untuk bangun tengah malam ketika si kecil merengek.. kalo bisa dibuat gampang ngapain dibuat susah. betul bu?

15. Hemat Biaya

Bagi yang ekomoni pas-pasan kayak saya, jangankan untuk beli susu formula untuk cari makan saja sudah kewalahan. Ibu yang menyusui anaknya dengan ASI bisa hemat biaya karena ibu tidak perlu beli susu formula yang lumayan mahal..

15 manfaat menyusui bagi ibu dan bayi

Demikian artikel tentang manfaat menyusui bagi ibu dan bayi ini saya dedikasikan untuk ibu-ibu yang punya rasa gengsi yang tinggi, yang takut kendor dan yang gitu deh pokoknya…

Gravatar Image

I am Heidy Hadiningrat a Writer, Blogger, SEO Practice and Internet Marketer owner TheCrazyPerfect.com. I started my blog in 2013 and get daily unique visitor 10K+. Sharing is sexy is my moto.

Leave a Reply