Analisa Harga Satuan Pekerjaan Jalan

Ad Blocker Detected

Website ini dibiayai dari iklan yang ditampilkan. Mohon non-aktifkan AdBlocker Anda untuk keberlangsungan THECRAZYPERFECT.COM

Selamat Datang di TheCrazyPerfect.com kawan. Anda sedang berada di Blog gado-gado yaitu blog yang membahas apa saja dan apa saja dibahas. Pada kesempatan yang baik ini, saya akan berbagi tentang Analisa Harga Satuan Pekerjaan Jalan atau AHSP Jalan.

Analisa Harga Satuan Pekerjaan Jalan adalah analisa yang khusus membahas perhitungan pekerjaan jalan seperti lapen ( lapisan penetrasi) makadam, aspal, cor beton dan telasah atau telford.

Beberapa analisa pekerjaan jalan seperti pekerjaan telasah, telford , rabat beton yang pake molen dan rabat beton ready mix sudah saya sampaikan dan pokok pembahasan kali ini adalah beberapa analisa harga satuan pekerjaan jalan yang belum pernah saya dipublikasikan di dalam blog ini.

Sebagai patokan atau dasar perhitungan, saya menggunakan PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT NOMOR : 28/PRT/M/2016 TENTANG ANALISIS HARGA SATUAN PEKERJAAN BIDANG PEKERJAAN UMUM.

Harga Satuan Pekerjaan terdiri atas biaya langsung dan biaya tidak langsung. Biaya langsung terdiri atas upah, alat dan bahan. Biaya tidak langsung terdiri atas biaya umum dan keuntungan.

Analisa Harga Satuan Pekerjaan Jalan

Untuk pekerjaan bangunan jalan, jembatan, dan bangunan air, pada umumnya memerlukan alat secara mekanis terutama memproduksi bahan olahan dan proses pelaksanaan pekerjaan di lapangan, sebagian kecil memerlukan pekerjaan secara manual.

analisa harga satuan pekerjaan jalan

Via Pixabay

Sifat pekerjaan untuk pekerjaan jalan dan jembatan pada umumnya dilaksanakan secara mekanis. Beberapa bagian pekerjaan yang volumenya relatif sedikit, atau yang sulit dijangkau oleh peralatan berat dilakukan secara manual dengan peralatan kecil dan tenaga manusia.

Faktor bahan dipengaruhi oleh jenis bahan yang digunakan dan untuk faktor alat dipengaruhi oleh tipe serta kondisi peralatan, cuaca dan keterampilan tenaga kerja, sehingga besaran angka koefisien bahan, angka koefisien peralatan, dan koefisien tenaga pada setiap lokasi pekerjaan dapat berbeda. Hal ini juga dipengaruhi oleh asumsi, metode kerja, jenis bahan dan berat isi bahan yang akan digunakan.

Saya memberikan batasan pada analisa harga satuan pekerjaan ini terbatas hanya pada proyek kecil saja. Untuk proyek yang lebih besar seperti pengaspalan jalan menggunakan mesin berat tidak akan disampaikan dalam artikel ini.

Bukan kapasitas saya untuk membuatnya saya hanya akan memberikan analisa pekerjaan ringan saja yaitu skala desa atau skala kecil.

Sebagai tambahan saja, jika membangun jalan perhatikan pula bangunan pendukung seperti gorong-gorong, drainase dan bronjong

Analisa Harga Satuan Pekerjaan Jalan Aspal Manual ( 4 Kg )

Menurut Wikipedia, Aspal adalah suatu cairan kental yang merupakan senyawa hidrokarbon dengan sedikit mengandung sulfur, oksigen, dan klor. Aspal sebagai bahan pengikat dalam perkerasan lentur mempunyai sifat viskoelastis. Aspal tampak padat pada suhu ruang padahal adalah cairan yang sangat kental. Aspal merupakan bahan yang sangat kompleks, dan secara kimia belum dikarakterisasi dengan baik.

Pekerjaan infrastruktur di Desa biasanya hanya terbatas pada pekerjaan aspal manual karena jumlah dana yang terbatas. Maka dari itu, saya memberikan tabel Analisa Pekerjaan Jalan Aspal Manual ( 4 Kg ) sebagai dasar perhitungan teman2 kader teknis desa dan TPK Desa.

Mengerjakan 1 m² pengaspalan manual (aspal 4 kg)

BahanKoefisienSatuanHarga SatuanJumlah
Abu Batu0.0050M3227.500 1,137.50
Aspal Drum4.0000 Kg7.400 29,600.00
Kayu Bakar0.0300 M3120.900 3,627.00
Jumlah Bahan (1) 34,364.50
TenagaJumlah Tenaga (2 )5.145
Pekerja0.1500 OH
30,000.00 4,500.00

Mandor0.0150 OH43,000.00 645.00
Alat
Peralatan (Sewa Wales) = 1/75000 (W4)0.0000133 lot4,590,000.00 61.20
Jumlah Alat ( 3 )61.20
Jumlah 1+2+3 39,570.70

Cara menghitungnya :
Desa A akan membangun perkerasan jalan dengan aspal dengan spesifikasi teknis berikut ini : Panjang Jalan 1 Km = 1000 Meter, Lebar Jalan 2,5 Meter. Hitung berapa jumlah bahan, tenaga dan alat yang dibutuhkan?

Jawaban :
Diketahui panjang jalan adalah 1000 dan lebar 2,5, maka 1000 dikalikan 2,5 sama dengan 2500 M2 ( meter persegi ).

Bahan :
Abu Batu : 2500 x 0.005 = 12.5 M3 x Harga satuan = 2,843,750
Aspal Drum : 2500 x 4.000 = 10.000 Kg x Harga Satuan = 74,000,000
Kayu Bakar : 2500 x 0.0300 = 75 M3 x Harga Satuan = 9,067,500

Tenaga :
Pekerja : 2.500 x 0.1500 = 375 OH = 11,250,000
Mandor : 2.500 x 0.01500 = 37.50 OH = 1,612,500

Alat :
Sewa Wales : 2.500 x 0.0000133 = 153,000

Jumlah Bahan + Tenaga + Alat = Rp. 98,926,750

Jadi, jumlah uang yang dibutuhkan adalah sejumlah 98 juta.

….atau anda bisa menghitungnya dengan cara yang lebih mudah. Yaitu dengan mengalikan langsung harga pada tabel diatas. Namun cara ini kurang begitu optimal karena kita tidak mengetahui jumlah alat bahan dan tenaga yang dibutuhkan.

Cara menghitungnya : 2.500 x 39,570.70 = 98,926,750

Sama saja kan hasilnya? 🙂 🙂

Note : Perhitungan diatas adalah perhitungan pekerjaan perkerasan jalan aspal menggunakan SNI atau standar nasional indonesia, jadi anda tidak perlu ragu dengan keabsahannya.. 🙁

Karena keterbatasan waktu, saya cukupkan dulu artikel Analisa Harga Satuan Pekerjaan Jalan ini sampai disini. Untuk perhitungan perkerasan jalan dengan aspal akan saya tambahkan pada kesempatan yang lain.

Artikel serupa yang mungkin Anda cari

Leave a Reply

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE